5 Pelajaran Manchester City vs Birmingham: Alarm Pep Guardiola untuk Liverpool dan MU

Manchester City sukses menghajar tim Championship, Birmingham City tiga gol tanpa balas di dalam laga putaran ketiga Piala FA 2020/21 di Etihad Stadium, Minggu (10/1/2021).
Kemenangan Manchester City ditentukan oleh dua gol yang diborong Bernardo Silva serta sebiji gol persembahan Phil Foden. Ketiga gol ini seluruhnya tercipta di babak pertama.
Berkat kemenangan meyakinkan ini, Manchester City sukses mengamankan satu area di putaran keempat sekaligus meneruskan tren positif mereka belakangan ini.
Beberapa poin mutlak pun dapat disita dari kemenangan yang diraih Manchester City waktu menjamu Birmingham City ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Salah satu segi utama mengapa Manchester City dapat bersama dengan mudah mengalahkan Birmingham adalah performa mengkilap yang ditunjukkan Kevin De Bruyne.

Meski cuma bermain di dalam satu babak, De Bruyne memahami jadi dalang dari sederet kesempatan masak yang dimiliki City, juga gol ke dua Bernardo Silva.

Sepanjang babak pertama, De Bruyne tercatat menciptakan empat peluang, empat umpan jauh akurat, tiga crossing, dan tiga tekel.

Terbukti, saat di babak ke dua tak lagi tersedia De Bruyne, serangan Manchester City jauh lebih tak berbahaya bagi Birmingham.
Tak cuma De Bruyne dan Bernardo Silva, satu lagi pemain Manchester City yang tampil impresif terhadap laga ini adalah gelandang serang Phil Foden.

Foden tercatat membiarkan tiga kali tembakan, bersama dengan mencatatkan akurasi umpan hingga 88 persen, dan menciptakan tiga umpan kunci bagi rekannya.

Foden pun kini tercatat berandil di dalam terciptanya lima gol di dalam empat kali starter terakhir bagi Manchester City, terdiri dari dua assist dan tiga gol.
Sebelum pertandingan, Pep Guardiola mengindikasikan bahwa dirinya dapat mengfungsikan laga ini sebagai kesempatan untuk memainkan para pemain muda.

Nyatanya, Guardiola menurunkan tim yang bermaterikan sebagian besar para pemain utama, juga De Bruyne, Kyle Walker, hingga Gabriel Jesus.

Hal ini memahami perlihatkan betapa ambisiusnya seorang Guardiola untuk menyapu bersih seluruh trofi yang tersedia musim ini.
Usai kemenangan meyakinkan atas Birmingham ini, pasukan Pep Guardiola kini tercatat tak terkalahkan di dalam 13 laga terakhir di seluruh kompetisi.

Bahkan, Manchester City kini tercatat senantiasa sukses menggapai kemenangan di dalam enam pertandingan terakhir di seluruh kompetisi.

Banyak pihak menyebut bahwa Manchester City kini sudah lagi ke level performa mereka waktu merajai sepak bola Inggris terhadap musim 2017-18 dan 2018-19 lalu.
Tren positif Manchester City akhir-akhir ini memahami jadi alarm bahaya bagi dua tim papan atas di tabel klasemen Premier League waktu ini, yaitu Liverpool dan Manchester United.

Liverpool dan United kini sama-sama menghimpun 33 poin, namun City tetap duduk di peringkat lima bersama dengan 29 poin atau selisih empat angka saja.

Menariknya, terkecuali United memiliki tabungan satu laga lebih banyak, City jadi tetap menyimpan tabungan dua laga sisa lebih banyak ketimbang Liverpool.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *