Fakta Unik Kesehatan Mental Expressive Writing Terapi 2021

Fakta Unik Kesehatan Mental Expressive Writing Terapi 2021

Fakta Unik Kesehatan Mental Expressive Writing Terapi 2021 – Sempatkah kalian mengikuti mengenai expressive writing ataupun menulis ekspresif? Bagi novel Encyclopedia of Behavioral Medicine tahun 2013, expressive writing merupakan wujud pengobatan di mana orang menulis mengenai benak serta perasaan terpaut pengalaman hidup yang penuh titik berat ataupun mencekam dengan cara individu.

bardwellparkphysiotherapy.com Nah, sehabis diselidiki oleh para periset serta mereka menciptakan kalau pengobatan ini berpotensi buat diterapkan selaku pengobatan buat mensupport kesehatan psikologis.

1. Campur tangan expressive writing ialah opsi positif untuk wanita buat kurangi PTSD

Qian dkk., sudah melaksanakan analisa terpaut akibat campur tangan expressive writing( EW) buat wanita dengan kendala tekanan pikiran pascatrauma ataupun post- traumatic stress disorder( PTSD), tekanan mental, keresahan ataupun anxiety, serta tekanan pikiran yang berkaitan dengan kehamilan. Regu periset menciptakan kalau campur tangan EW merupakan opsi positif untuk wanita buat kurangi pertanda PTSD. Penemuan ini diterbitkan di harian Psychiatry Research tahun 2020.

Bersumber pada penemuan dari metaanalisis yang dicoba membuktikan penyusutan yang penting pada PTSD. Sedangkan itu, pada penyusutan keresahan, tekanan pikiran, serta tekanan mental tidak membuktikan perbandingan penting. Dengan ini disimpulkan kalau campur tangan EW ialah penyembuhan intelektual yang efisien dalam kurangi PTSD.

2. Expressive writing bisa berkontribusi pada kesehatan intelektual wanita dengan keanehan janin

Dalam postingan yang ditulis oleh Qian dkk., yang diterbitkan di harian Midwifery tahun 2019, dipaparkan sebagian anggapan wanita dengan keanehan bakal anak yang menempuh penghentian kehamilan terpaut campur tangan EW. Aplikasi EW dibilang bisa berkontribusi pada kesehatan intelektual para wanita itu. Ditemui kalau EW merupakan wujud campur tangan yang bisa diperoleh serta pantas.

Baca Juga : Antibiotik Paling Berbahaya 2021 

Para kontestan memberi tahu khasiat EW dari bermacam pandangan, di antara lain:

Menguatkan pandangan logis atas mawas diri buta

Mulai ikut serta dalam pandangan sistem sehubungan dengan keanehan bakal anak sepanjang 3 tahap EW

Mengganti perspektif serta menolong mereka memberhentikan pandangan berulang

Mengganti subjek keyakinan diri kontestan buat mengekspresikan emosi

Berikan jalur pergi untuk kepribadian introver buat mengekspresikan pandangan terdalam di isi kepala mereka

Menolong menyambut realitas dengan cara biasa serta menanggulangi kesusahan dengan membiasakan strategi coping mereka

EW tingkatkan situasi intelektual partisipan

3. Expressive writing sangat berguna untuk yang lebih siuman, berkaitan dengan, serta lebih mengidap dari perasaan negatif

Mordechay dkk., sudah melaksanakan riset buat mengecek perbandingan orang dalam dampak EW. Hasilnya sudah diterbitkan di harian Complementary Therapies in Clinical Practice tahun 2019. Mereka menciptakan kalau orang yang lebih siuman, berkaitan dengan, serta lebih mengidap dari perasaan minus ialah yang memperoleh profit sangat banyak dari pengobatan menulis ini.

Kontestan dengan tingkatan neurotisme( salah satu watak karakter dengan kecondongan waktu jauh buat terletak dalam kondisi marah minus ataupun takut) yang lebih besar berkaitan dengan penurunan pertanda intelektual yang lebih besar pada golongan EW. Tidak hanya itu, terus menjadi terhimpit seorang, terus menjadi bagus keadaannya sehabis menempuh campur tangan EW.

Di sisi itu, yang menulis mengenai insiden yang lebih akut ataupun mencekam dengan cara individual lebih mau( serta betul- betul melaksanakannya) ikut serta dalam cara yang berarti dalam catatan mereka. Mereka lebih termotivasi buat menuntaskan permasalahan serta tidak menjauhi pengalaman sarat marah mereka yang sangat menyakitkan.

4. Campur tangan expressive writing dalam kondisi akademis bisa jadi tidak sesuai buat anak- anak

Mesghina serta Richland sudah menyelidiki gimana EW mempengaruhi penataran kanak- kanak umur sekolah dasar. Hasilnya diterbitkan di harian Contemporary Educational Psychology tahun 2020. Hasil penemuan mereka membuktikan kalau dalam kondisi akademis, campur tangan EW bisa jadi tidak sesuai buat kanak- kanak.

Diperoleh kesimpulan kalau menuangkan marah para anak didik lewat catatan membuat anak didik lebih takut serta setelah itu membatasi penataran mereka. Ini sebab pada umurnya mereka belum bisa dengan cara efisien mengerjakan serta menghasilkan arti pengalaman tekanan pikiran. Lain perihalnya dengan orang berusia yang sanggup mengatur serta memperhitungkan tekanan pikiran mereka kala mengaksesnya sepanjang menulis.

Oleh sebab itu, menggunakan campur tangan EW saja selaku perlengkapan buat melenyapkan kebingungan saat sebelum momen penataran ataupun tes pada anak didik tidak bisa jadi sukses serta dapat amat beresiko.

Bisa jadi lain perihalnya bila EW diiringi dengan penataran pembibitan mengenai gimana menata marah yang timbul dalam catatan, atau bersama dengan orang berusia membuat deskripsi EW yang bisa menolong dalam memaknai tekanan pikiran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *