Syahrian Abimanyu Lebih Dari Sekadar Transfer Biasa

Pramusim bolasepak Malaysia merupakan detik yang kerap dinantikan para fans gara-gara klub bakal menyebabkan beraneka pengumuman penting. Selain itu, ada pula perkembangan situasi tim, lebih-lebih adalah sistem perekrutan pemain baru. Seperti yang lazim terjadi tiap tiap musim, cara perekrutan pemain baru Johor Darul Takzim (JDT) tetap menarik perhatian.

Diawali akhir 2012 disaat JDT mengejutkan bolasepak Malaysia bersama lakukan rebranding sekaligus mendatangkan bekas topskor LaLiga Spanyol musim 2007/08 bersama Mallorca, Daniel Guiza. Lalu, dilanjutkan bersama kedatangan Pablo Aimar yang dianggap merupakan tidak benar satu pemain paling baik Argentina pada pertengahan 2013. Proses pramusim luar biasa ini lantas menjadi normalitas JDT, menyebabkan mereka tetap menjadi tumpuan bukan saja di Malaysia, tetapi juga kalangan fans luar negeri, lebih-lebih para pengamat “bolasepak serantau”.

Menjelang musim 2021, JDT lagi-lagi tidak mengecewakan. Diawali bersama beraneka teaser sejumlah nama pemain baru yang bakal singgah bergabung, Duli Yang Amat Mulia Tengku Mahkota Johor, Tunku Ismail Ibni Sultan Ibrahim, selaku pemilik klub, menyebabkan pengumuman di luar dugaan, Selasa (22/12) lalu. Beliau menyatakan, seorang pemain muda Indonesia bakal berkelana ke Johor Bahru musim 2021.

Pengumuman itu sontak menyebabkan teka-teki penuh misteri di kalangan fans Indonesia yang penasaran siapa pemain yang dimaksud. Keesokan harinya, bersama latar belakang stadion paling keramat Indonesia, Stadion Gelora Bung Karno, dan bersama scarf JDT direntangkan ke-2 tangannya, pemain asal Madura United Syahrian Abimanyu secara sah diumumkan JDT sebagai pemain Indonesia yang dimaksud.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *